Arif Ganda Purnama

Pak Arif Ganda Purnama merupakan alumni Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Undip angkatan 2006. Pak Arif sekarang bekerja menjadi Governance Specialist di Mercy Corps Indonesia. Dunia pekerjaan yang digeluti oleh Pak Arif sekarang adalah bidang advokasi perubahan iklim, dimana perubahan iklim adalah sebuah produk sains yang dapat diartikulasikan secara berbeda sesuai dengan local context dan tingkat penerimaan masyarakat maupun pemerintah. Yuk mari kita simak perjalanan dan pengalaman bekerja dari Pak Arif!

Perjalanan Karier

Saat pertama kali lulus, Pak Arif langsung bekerja sebagai asisten untuk project penataan ruang di bawah arahan Pak Wijonarko. “Saya masih ingat saat itu project tersebut berjudul ‘Sinkronisasi Pola Ruang Perbatasan di Kalimantan Timur’. Terlepas dari suka dan duka, saya percaya bahwa beberapa perkataan yang menyatakan bahwa first job will fill your role in the world,” tulis Pak Arif. Maka dari itu Pak Arif selanjutnya bekerja dari project ke project, mulai dari tema perbatasan negara, ppariwisata, urban design, kawasan industri, banjir dan perubahan iklim, dan pengembangan kebijakan semua telah dilakukan Pak Arif dalam kurun waktu kurang lebih 10 tahun dari pengalaman bekerjanya.

Selanjutnya pada tahun 2019, Pak Arif menyiapkan sebuah kelanjutan dari role-nya sebagai konsultan di Mercy Corps Indonesia, yaitu sebuah Concept Note untuk program multiyears di bidang kebijakan banjir dan perubahan iklim. Ternyata apa yang Pak Arif tulis mendapat [erhatian yang besar dari berbagai stakeholders, termasuk Zurich Foundation. Akhirnya Pak Arif pun direkrut oleh Mercy Corps untuk memimpin advokasi di tingkat lokal dan provinsi untuk pengembangan kebijakan banjir dan perubahan iklim di bawah naungan Zurich Flood Resilience Alliance.

Fokus Pekerjaan

Dunia pekerjaan yang Pak Arif geluti sekarang adalah bidang advokasi perubahan iklim. “Dimana perubahan iklim adalah sebuah produk saind yang dapat diartikulasikan secara berbeda sesuai dengan local context dan tingkat penerimaan masyarakat maupun pemerintah. Perubahan iklim seringkali menjadi isu lingkungan di persepsi beberapa stakeholders, padahal perubahan iklim terdapat di semua aspek kehidupan. Perubahan iklim adalah isu pembangunan, dan juga perencanaan kota dan wilayah,” tulis Pak Arif.

Fun fact bekerja menjadi Governance Specialist di Mercy Corps adalah bisa bertemu dengan tokoh-tokoh penting pengambil kebijakan dan juga memberikan fakta dan insight baru yang mereka butuhkan terkait dengan kebijakan banjir dan perubahan iklim. “Walikota Pekalongan menjadi sangat dekat dalam beberapa kali diskusi, sehingga persoalan dan solusi dapat dicari titik temunya. Gubernur Jawa Tengah juga sangat antusias terhadap solusi pemecahan masalah banjir pada salah satu acara yang kami inisiasi.” Tulis Pak Arif

Pengalaman Kuliah Pak Arif

Pak Arif pernah aktif di himpunan dalam 1 periode masa kepengurusan menjadi anggota Bidang Kesma. Selebihnya Pak Arif banyak bersosialisasi ke teman-teman multi-disiplin. Ternyata menurut beliau itu sangat berarti di dunia kerja, dimana Tenaga Ahli PWK memang diharuskan memahami role dari semua rumpun Tenaga Ahli Keteknikan.

Hal yang paling menjadi kenangan Pak Arif saat berkuliah di S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Undip adalah saat masa-masa ospek. “Masih banyak cerita soal malam pelantikan dari angkatan 2005-2000+. Selain itu ya tentu Pensi (Jaman dulu kita berlomba-lomba bikin pensi) yang kita undang dulu Sheila On 7 tapi belum se booming sekarang.” Tulis Pak Arif. Selain itu saat studioan yang bikin begadang dan memenuhi antrian semua rental komputer dan print di Tembalang pada saat itu juga masih menjadi kenangan Pak Arif hingga kini

Untuk mata kuliah yang paling sering digunakan dan diterapkan dalam pekerjaan Pak Arif memilih mata kuliah Analisis Tapak, karena mata kuliah ini snagat konkrit dan berwujud. Sering beliau gunakan dalam beberapa project urban design dan sayembara-sayembara perancangan. Sedangkan mata kuliah favorit Pak Arif adalah Teknik Komunikasi dan Kelembagaan.

Tips and Trick dan Pesan Untuk Mahasiswa PWK Undip

Adapun tips and trick dari Pak Arif untuk mahasiswa S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Undip dalam mencari pekerjaan yaitu sebagai berikut:

“Jalani peluang dan kesempatan yang lewat di depan mata. Lakukan yang terbaik. Jangan mengecewakan siapapun orang di dunia kerja, baik pemberi kerja, atasan, maupun rekan kerja. Karena semuanya akan saling terkait dan kembali lagi ke kita. Kita tidak akan tahu kemana hidup membawa kita. Bisa jadi orang yang kita bantu tesis/ skripsinya dulu adalah orang yang akan menawarkan kita project. Itu sering terjadi di pengalaman saya.” Tulis Pak Arif.

Sedangkan pesan Pak Arif untuk mahasiswa S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Undip dalam mencari pekerjaan yaitu sebagai berikut:

“Serius boleh, tapi jangan tutup mata sama pengalaman. Alami semua yang perlu dialami. Jalan-jalan, ketemu orang baru, diskusi, kursus bahasa inggris, hobi semua dicobain kalau bisa.

Jangan menutup diri sama kemungkinan pembelajaran baru, bahkan yang tidak terkait dengan mata kuliah sekalipun. Fokus untuk menjadi versi terbaik dari diri masing-masing seiring waktu berjalan menuju kelulusan.” Tulis Pak Arif.