M. Luthfi Eko Nugroho, S.T., M.T.

Pak Luthfi merupakan alumni angkatan 2001 yang pernah menempuh jenjang pendidikan S1-nya di Universitas Diponegoro jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota. Beliau melanjutkan jenjang S2 menggunakan beasiswa PUSBINDIKLATREN BAPPENAS pada tahun 2014-2016, memilih konsentrasi kelas Internasional Urban and Regional Planning (URP) dengan pengantar kuliah berbahasa Inggris. Sejak 1 April 2010 Pak Luthfi aktif bekerja di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Semarang sebagai staf di Sub Bidang Perencanaan Ruang dan Lingkungan Hidup. Selanjutnya pada bulan Oktober tahun 2021, Pak Luthfi dipromosikan menjadi Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian BAPPEDA Kota Semarang. Sebuah bidang dengan fokus yang baru, yaitu pada sektor ekonomi kota, yang mengampu pada sektor ekonomi makro, sektor ekonomi produksi, dan ekonomi dunia usaha.

Perjalanan Karier

Sejak semester 4 Pak Luthfi sudah mulai bekerja di bidang PWK mulai dari membantu proyek-proyek dari dosen dan juga sebagai asisten tenaga ahli di konsultan. “Jadi kalo ditanya waktu tunggu setelah lulus sampai mendapatkan pekerjaan adalah sebelum lulus sudah bekerja. Hasilnya pun sudah cukup lumayan, bahkan sejak semester 4 itu SPP saya bayar sendiri dari hasil kerja tersebut.” sebut Pak Luthfi.

Kemudian pada tahun 2009 Pak Luthi bergabung dengan Konsultan Manjemen Wilayah PNPM Mandiri Perkotaan Provinsi Jawa Tengah sampai dengan bulan Maret 2010. Bulan Desember 2009 Pak Luthfi diterima menjadi pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Semarang, dan baru aktif masuk sejak 1 April 2010. Di BAPPEDA Kota Semarang Pak Luthfi ditempatkan sebagai staf di Sub Bidang Perencanaan Ruang dan Lingkungan Hidup. Pada tahun 2017 Pak Luthfi mendapatkan promosi menjadi Kepala Sub Bidang Penelitian dan Pengembangan Fisik Prasarana dan Lingkungan di Bidang Penelitian dan Pengembangan BAPPEDA Kota Semarang. Tahun 2019 Pak Luthfi diberi tugas oleh Bapak Wali Kota menjadi Chief Resilience Officer (CRO) Kota Semarang dalam jejaring 100 kota di dunia yang berkomitmen dalam membangun kota berketahanan (100 resilient cities). Selanjutnya pada Oktober tahun 2021 Pak Luthfi mendapat promosi menjadi Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian BAPPEDA Kota Semarang.

Fokus Bidang

Di BAPPEDA Kota Semarang Pak Luthfi ditempatkan sebagai staf di Sub Bidang Perencanaan Ruang dan Lingkungan Hidup, sebuah unit yang memiliki fokus pada tata ruang dan lingkungan hidup.  Selain itu Pak Luthfi juga ikut dalam pengendalian tata ruang, yaitu perizinan pemanfaatan ruang. Mulai dari aktif dalam tim izin prinsip, izin lokasi, izin perubahan penggunaan tanah (IPPT), izin lingkungan (AMDAL/UKL UPL). Pak Luthfi juga aktif dalam tim Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah, memberikan pelayanan sosialisasi kepada stakeholder yang membutuhkan informasi tata ruang, aktif dalam tim teknis yang berkaitan dengan perencanaan fisik kawasan, dan juga bidang lingkungan hidup khususnya perubahan iklim. Pada tahun 2017 Pak Luthfi mendapatkan promosi menjadi Kepala Sub Bidang Penelitian dan Pengembangan Fisik Prasarana dan Lingkungan di Bidang Penelitian dan Pengembangan BAPPEDA Kota Semarang.

 Tahun 2019 Pak Luthfi diberi tugas oleh Bapak Wali Kota menjadi Chief Resilience Officer (CRO) Kota Semarang dalam jejaring 100 kota di dunia yang berkomitmen dalam membangun kota berketahanan (100 resilient cities). Selanjutnya pada Oktober tahun 2021 Pak Luthfi mendapat promosi menjadi Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian BAPPEDA Kota Semarang, sebuah bidang dengan fokus baru bagi Pak Luthfi yaitu sektor ekonomi kota, yang mengampu pada sektor ekonomi makro, sektor ekonomi produksi, dan ekonomi dunia usaha. Kewenangan Pak Luthfi adalah mengoordinasikan perangkat daerah yang membidangi dari mulai investasi, keuangan, pendapatan daerah, kebudayaan, pariwisata, perdagangan, perindustrian, usaha mikro dan koperasi, pertanian, pangan, dan sektor perikanan.

Tips and Trick bagi mahasiswa S1 Perencanaan Wilayah dan Kota yang ingin melanjutkan studi S2

“Jika ingin melanjutkan ke S2, lebih mudah jika menggunakan biaya sendiri. Namun ada juga skema beasiswa yang bisa didapatkan, seperti beasiswa Dikti dan LPDP. Jika sudah berstatus sebagai ASN, maka beasiswa BAPPENAS dan dari instansi masing-masing bisa digunakan. Bagi mahasiswa S2 dari lulusan S1 PWK, tidak ada persiapan khusus karena materinya pendalaman dari materi di S1.”

Tips and Trick untuk mahasiswa S1 Perencanaan Wilayah dan Kota dalam mencari pekerjaan

“Jika mahasiswa S1 PWK masih mencari pekerjaan, maka ada yang salah selama dia menjalani perkuliahan di PWK. Pengalaman saya, selama kuliah saya mendapatkan jejaring yang memudahkan saya mendapatkan pekerjaan. Saran saya, jika masih kuliah, maksimalkan berjejaring dan mendapatkan kesempatan meningkatkan kapasitas, syukur-syukur mendapatkan pekerjaan.”

Mata Kuliah Favorit

“Di BAPPEDA saya merasakan hampir semua mata kuliah saya praktikkan, mulai dari 4 mata kuliah studio, perancangan, ekonomi wilayah kota, hukum administrasi pembangunan, bahkan sosiologi juga saya terapkan. Mata kuliah favorit saya hukum administrasi pembangunan dan ekonomi wilayah kota. Saya juga menyukai mata kuliah studio kecuali studio perancangan kota.”

Pesan untuk Mahasiswa PWK

  • Ciptakan peluang, jangan menunggu peluang
  • Jangan memaki kegelapan, tapi nyalakanlah lilin di tengah kegelapan
  • Membangun jejaring dimulai sejak dini, untuk itu komunikasi berperilaku yang baik dengan siapapun.